Sunday, April 2, 2017

Aku rindu bertemu dia.
Tapi keberanian menghilang ketika dia didepan mata.

Aku ingin berbincang dengannya.
Tapi nyali untuk menyapa saja tak ada.

Selalu coba beranikan diri untuk merespon.
Tapi gugup selalu ikut campur dan mengacaukan semuanya.

Aku tidak berani berada didekatnya,
takut kalau dia mendengar degup jantung ini,
 yang iramanya sangat cepat tak beraturan ketika dihadapannya.

Aku melemah.
Seketika tak tahu menenangkan diri.


Aku terdiam.
Berusaha memahami keadaan.

Jangan bertanya,
karna aku sendiri pun masih belum tahu jawabannya.
Tapi jangan pula cepat mengambil konklusi,
salah-salah nanti malah pahit.

No comments:

Post a Comment