Darimana saya harus memulai ?
Kemarin, lebih tepatnya lagi adalah tanggal 21 Desember 2010. Aku sangat menantikan hari tersebut. Selama 1 tahun menunggu, akhirnya hari itu datang juga.
Ingin rasanya aku merasakan kesenangan walaupun hanya sesaat. Pada hari-hari sebelumnya, bisa dibilang, terlalu banyak air mata, penyesalan, kesedihan dan kekecewaan. Sangat ku harapkan untuk hari itu dapat menyingkirkan semua rasa 'buruk' itu. Hanya ingin menghabiskan waktu dengan sahabat-sahabat ku. Dapat bercanda-tawa dengan mereka. Dapat berbagi kesenagan dengan mereka. Dan ingin lebih dekat lagi dengan mereka.
Apa aku salah jika berharap demikian ? Apa semua itu terlalu berlebihan ? Tidakkah mereka mengerti dengan semua itu ? Aku rasa mereka mengerti. Aku tahu mereka sangat baik. Aku yakin mereka tidak akan mengecewakan aku. Terutama di hari itu. Hari yang sangat aku tunggu-tunggu !
Semua benar-benar diluar dugaan ku. Tak kusangka, hari itu, merekalah yang menghancurkan semuanya. Mereka yang membuatku kecewa di hari ulang tahunku. Mereka membohongiku ! Dan kebohongan itu sangatlah TIDAK MENYENANGKAN ! Mereka yang merugikan ku. Mereka yang membuatku menyesal kenapa hari itu harus datang. Mereka juga yang membuat ku menangis di hari ulang tahun ku ! Bahkan sampai saat ini aku masih terus menangis. Sangat aku sesali semuanya.
Bangaimana tidak ? Selama 1 tahun aku menunggu hari itu. Tapi, hanya dengan 1 hari mereka dengan mudah menghancurkan semuanya begitu saja. Siapa yang egois ? Aku atau mereka ? Kata maaf mungkin memang sangat mudah untuk diucapkan ketika situasi sudah sangat kacau seperti saat ini. Aku juga sudah memaafkan mereka. Mungkin ini tidak sepenuhnya salah mereka, mungkin sebagian juga ada karena ego ku sendiri. Tp, apa yang bisa mereka lakukan ? Bisakah mereka mengulang semua dan memperbaiki nya ? Bisakah mereka menahan air mata ku agar berhenti untuk terus keluar ? Bisakah mereka menghibur ku ? Tidak. Setelah kejadian itu mereka tidak menghiburku. Hanya kata "MAAF" yang aku dapat dari mereka. Itu pun tidak semuanya mengucap kata maaf. Aku tidak mengharapkan kata maaf dari mereka. Aku hanya ingin mereka mengerti dengan apa yang aku rasakan.
Bagaimana bila saat ini mereka yang berada di posisi ku ? Apakah mereka akan merasa biasa saja ? Apakah mereka akan merasa sangat bahagia dan sungguh 'surprise' ? Atau mereka akan sama dengan ku, menangis terus-menerus dengan penuh penyesalan mengapa hari ini harus terlewati dengan sia-sia ? Apa yang akan mereka rasakan ? Hell-yeah.
Hari itu, berlalu, dengan SIA-SIA !!!
Aku sudah tidak tahu lagi harus berkata apa untuk mengungkapkan apa yang aku rasakan. Yang aku tahu, aku sangat sedih. Aku sangat kecewa. Yang aku lakukan hanya menangis dan mengadu kepada-Nya. Bahkan, sampai hari ini aku masih terus meneteskan air mata.
Berharap ada seseorang yang dapat memeluk ku erat dan menenangkan ku. Berkata bahwa bukan ini yang ingin Tuhan berikan sebagai hadiah ulang tahun ku, melainkan, pasti masih ada rencana, masih ada hadiah yang Tuhan simpan untuk ulang tahun ku yang akan Dia berikan pada ku secepat mungkin. Amin.
Tuhan, inikah hadiah yang Kau berikan untuk ku ?
- Stefanny C S -
No comments:
Post a Comment