Ketika kamu baru mengenal seseorang, kamu pasti akan mulai penasaran dengan dia.
Ketika kamu mulai mengenalnya dan menurut kamu dia adalah orang yang baik dan sangat menyenangkan, pasti kamu akan mulai mengandalkannya.
Ketika kamu sedang dalam sedih dan dia hadir dan berhasil membuat kamu tersenyum kembali, maka kamu akan mulai menyenanginya.
Ketika dia tidak memberikan kamu kabar, kamu pasti akan langsung mencarinya, menghubunginya.
Ketika kamu merasakan secara perlahan dia mulai menjauh, pasti kamu akan mulai panik dan takut bila dia akan benar-benar menjauh.
Ketika dia memang benar-benar jauh, kamu pasti sangat merindukan kehadirannya, caranya membuat kamu tersenyum, ketika dia berada disampingmu ..........
Oh Tuhan, haruskah aku melupakannya ? Apakah memang itu yg terbaik ?
Tapi, bagiku, melupakannya bukanlah hal yg mudah. Dan aku sama sekali tidak ingin melupakan dia.
Dia terlalu indah, Tuhan. Caranya terlalu manis. Untuk kali ini, sepertinya aku benar-benar merindukannya. Aku membutuhkannya.
Aku .................... menyayanginya.
Apa yg harus aku lakukan agar dia tahu apa yang aku rasakan ?
Apa yg harus aku lakukan agar dia dapat memahami yg aku rasakan ?
Bagaimana ini ?
Ku mohon, Tuhan. Jangan jauhkan dia dari ku. Buatlah dia berada selalu di dekat ku.
Berikan aku kesempatan untuk memilikinya. Berikan aku kesempatan itu, Tuhan.
- Stefanny C S -
No comments:
Post a Comment